Konferensi Pers: Kementrian ATR/BPN sedang Melakukan Peningkatan Data Untuk perbaikan Layanan Pertanahan.

Bagikan

Jakarta,Poskota-Nasional

Bertempat di Kementrian ATR/BPN di Ruang PTSL lantai 1 ,diadakan jumpa pers terkait ” Kementrian ATR /BPN sedang melakukan Peningkatan kialitas Data untuk perbaikan Layanan Pertanahan” yang dihadir Mentri Kementrian ATR/BPN Sofyan DJalil ,didampingi Ketut dari Pusdatin dan Suyus Windayana, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah,dihadiri Direktur Utama  Bank BNI, BRI. BTN, Mandiri dll.

Menurut Mentri Sofyan DJalil Kementrian ATR /BPN , mengatakan Ekonomi digital telah memasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat dan merubah cara hidup menjadi lebih effisien .Tidak akan sulit untuk mencari indikator bahwa penghematan waktu, energi dan biaya telah sukses diwujudkan oleh ekonomi digital, ujarnya

Lebih lanjut Sofyan Djalil mengatakan pelayanan publik atas dorongan ini juga telah merubah wajah.Digitalisasi layanan dari berbagai penyedian layanan publik sudah jamak dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat maupun dunia usaha. Transformasi yang dilakukan oleh lembaga pelayanan publik tak kalah ekstrim jika dibandingkan dengan Transformasi yang dilakukan didunia usaha. Gaya kerja digital yang terbukti efisien ,membuat transformasi ini menjadi semakin mengemuka sehingga perubahan-perubahan dalam perwujudan adalah kemudian menjadi kewajiban, bebernya.

Lebih lanjut Mentri ATR/BPN , Sofyan Djalil mengatakan Pelayanan pertanahan ,termasuk dalam kelompok yang sedang bertransformasi .Berbagi layanan yang sudah ditransformasikan secara digital, terbukti meningkatkan efisiensi baik bagi masyrakat pengguna layanannyan maupun bagi penyedia layanan itu sendiri.Setelah sebuah layanan diinisasi dan dilakukan pengujian atas maturitasnya, penyelenggaraan layanan -layanan tersebut secara digital adalah sebuah kewajiban ,demi efisiensi layanan publik yang diharapkan akan berlanjut menjadi manfaat-manfaat yang tidak hanya terbatas dalam manfaat dari sisi pertanahan saja, ujarnya.

Menurut Suyus ,Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah mengatakan setelah zona tanah , nilai tanah, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah dan Hak tanggungan melewati uji maturitasnya , sekarang layanan -layanan tersebut sudah dinikmati publik secara digital., tidak berhenti sampai disitu, saat ini sedang diuji maturitas Layanan Pengecakan secara digital. Pengecekan adalah penyesuaian antara data fisik dan yuridis pada sertifikat dengan data fisik dan yuridis pada buku tanah, ujarnya

 

Menurut Suyus ,mengatakan sebelum dilakukan uji coba pelaksanaanya sejak tanggal ,2 Januari 2022 telah dilakukan sosialisasi bagi pemangku kepentingan ,terutama kepada pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Peningkatan kualitas data yang menjadi prasyarat Utama layanan pengecekan digital , sudah dan masih terus dilakukan dalam prosesnya .Konsultasi dengan pemangku kepentingan juga dilakukan proses ini, dengan berkomunikasi secara intens denganpemangku utama layanan pengecekan , yaitu PPAT .

Dalam.komunikasi tersebut , telah tersampaikan beberapa hal yang memerlukan penyesuaian, baik dari aspek kesiapan data maupun aspek jenjang yang terjadi azas proses adaptasi dan penyelenggaraan layanan secara analog yang bertranformasi menjadi digital.
Kedua aspek tersebut, saat ini tengah mendapatkan perhatian yang khusus ,demi tercapainya maturitas layanan pengecekan secara digital dalam waktu singkat, tambah Suyus Windayana, MApp.sc Poskota-Nasional.Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *