Dwi Putranto : Ketua Umum Aspal Buton Indonesia Ikut Serta Pameran Konstruksi PUPR Di Jiexpo Kemayoran

Bagikan

Jakarta,Poskota Nasional

Bertempat di Jakarta International convention Kemayoran berlangsung acara Pameran Konstruksi PUPR yang dibuka secara resmi oleh Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki yang berlangsung dari tanggal 23/11/22- 25/11/22 yang dihadiri oleh Dwi Putranto ketua umum asosiasi Beton Indonesia saat ditemui di Booth Poskota Nasional ,kemaren 23/11/22.

Menurut Dwi Putranto mengatakan kalau aspal Buton ini kan sudah lama , jadi aspal beton ini memang ini dapat anugerah Tuhan yang luar biasa jadi memiliki 1 cadangan deposit aspal alam yang terbesar di dunia dan dalam negeri , mungkin tipenya yang seperti ini satu-satunya di dunia ,ujarnya.

Dwi Putranto ,mengatakan jadi kalau dari kita ngomong dari sejarahnya ,Pertama kali ditemukan pada zaman Belanda tahun 1924 , sehingga tidak bukan kebetulan Ketika pak presiden Jokowi, menyatakan 2 tahun lagi itu harus berhenti impor aspal diganti dengan aspal Buton karena tahun 2024 itu 100 tahun asal Buton sudah satu abad itu usianya dari para sesepuh mereka berita memang pada zaman Belanda dulu ke tongkang aspal beton dibawa ke Belanda berarti dengan kata lain, dulu sejak zaman Belanda membangun nya pakai aspal buton tapi dengan kemudian , munculnya teknologi apa minyak aspal yang dari turunan dari apa dari minyak bumi sudah mulai apa alam itu bisa dipakai lagi tetapi Inilah saatnya kita bangkitkan kembali karena nikah dengan alam kita dan kemudian dengan semangat pemerintah tentang TKDN maupun produk dalam negeri yang sudah tidak bisa dipungkiri karena nilai TKDN nya aspal Buton itu di atas 85% sangat tinggi, ujarnya.

Dwi Putranto,mengatakan sementara aspal minyak atau minyak kita yang kita tahu cuman dua kapal Pertamina atau aspal impor apa pertamina itu nilai TKDN nya sudah 27,601 sampai 32% dibagi 50% tapi sudah di atas 30% sebagai diatas 40% , mereka benkut BMP itu menjadi barang wajib pakai nah, tapi kalau aspal impor jelaslah dibawah 5% mungkin jadi jauh sekali sebenarnya ,kalau kita melihat dari nilai TKDN dengan kata lain pemerintah membelanjakan Belanja apa kalau dibelikan atau beton uangnya kembali ke negeri sendiri besar sekali beredar di dalam negeri dan itu akan membangkitkan ekonomi nasional dibandingkan kita menggunakan atau impor,ujarnya.

Dwi menambahkan Kenapa bahwa presiden Jokowi , kemarin cukup dengan tegas mengatakan hal demikian? Cara catatan kita 83% nya masih impor sementara aspal beton sendiri sangat rendah di bawah 1% pemakaiannya secara secara asalnya,ujarnya.

Lebih lanjut Dwi Putranto, mengatakan Kenapa Buton itu dari satu bagian atau beton itu 25% atau 70% nya mineral , jadi Memang sekarang ini kenapa presiden Jokowi ,mencanangkan demikian itu , semua kan demi supaya akhirnya kita bisa mandiri kita bisa menjadi Swasembada ,ujarnya.

Menurut Dwi, mengatakan Kalau dibilang Bahwa kebutuhan nasional 1,2 juta ton keinginan dari bapak Presiden adalah ya sudah kita pakai barang kita sendiri ngapain , Kita impor dengan nilai impor yang pertahun itu kurang lebih sampai 10 sampai 12 triliun,ujarnya.

Setiap tahun kan mendingan itu dipakai untuk bangsa sendiri ada di dalam perkembangannya akhirnya kita mengembangkan kembali aspal kemudian berbagai tipe ,mulai dari yang berbutir kemudian cph 5 sampai yang terakhir ini adalah aku hafal murni apa yang benar, Nanti tinggal langsung pakai variannya ini juga ternyata sangat luar biasa yang yang aspal Buton yang bentuknya butir yaitu itu bisa digunakan untuk misalnya jalan-jalan kabupaten , jalan- jalan kota ,ujarnya.

Menurut Dwi ,mengatakan sangat tepat sebenarnya digunakan untuk pembangunan jalan desa dengan sistem padat karya , jadi jalan desa bisa sampai yang terakhir yang aku temui ini setelah diteliti oleh Balai bahan Jalan PU PR ternyata kualitasnya ini setara dengan C 70, itu adalah satu standar yang sekarang dipakai secara internasional untuk jalan-jalan yang untuk dipakai untuk jalan-jalan yang lalu lintas tinggi,ujarnya.

Nah ternyata namanya aspal Buton itu biji 70 lebih tinggi dari aspal minyak.
Ini cocok misalnya digunakan untuk Jalan Tol Pantura Lintas Timur Sumatera Run away sampai sirkuit selama ini C 70 Itu semuanya kita impor kebanyakan info ada beberapa atom modifikasi itu aspal minyak biasa tapi ditambahkan dengan efektif untuk menjadi apal modifikasi C 70 tapi sekarang kita sudah punya sendiri aspal Buton mau dibagi C 70 dengan nilai TKDN 85% itulah kemudian pemerintah sudah mencanangkan bahkan seluruh ikan rencananya pakai atau beton seluruh jaringan bukan impor, ujarnya.

Menurut Dwi,mengatakan Komponen nilai tingkat komponen dalam negeri Itu itukan dinilai oleh sucofindo atau software Indonesia pasti ada komponen peralatan impor nanti ada rumusnya tuh komponen info di piala macet sampai akhirnya dapat lah nilai TKDN kita 85% itu udah bagus banget, tuturnya

Dwi mengatakan kebutuhannya bukan aku tanya kalau aku tanya aku di C 70 saat ini di kapasitas pabrik ini 100.000 ton karena kebutuhan AC 1,2 ,ujarnya.

Dwi,mengatakan Jadi sebenarnya kemarin waktu kunjungan bapak presiden ke Buton tanggal 27 September, beliau sudah mengatakan Apakah ini bisa ditingkatkan? Pak Presiden maunya jangan Rp100.000 bisa nggak tahun 2024 menjadi Rp600.000 16 , satu lagi yang Rp500.000 ,ujarnya.

Dwi,mengatakan Jadi kalau misalnya 100.000 ini udah pasti harus ditutup karena kebutuhannya jauh lebih besar dari kapasitas ,Tapi pak presiden minta untuk ditingkatkan lagi kapasitasnya yaitu menjadi + 500 jadi 600.000 ton yaitu menjadi sebuah investasi baru secara teknologi mungkin. secara investasi atau biaya investasi mudah-mudahan sih banyak investor yang berminat , Kalau nggak salah dilanjutkan mengantar Presiden itu pada waktu acara itu hobi sesudah itu Anda juga ada acara UMKM segala macam kembali beliau menekankan dan menantang Untuk Para investor masuk ke investasi aspal Buton tapi banyak PR (pekerjaan rumah) yang memang harus kita benahi bersama-sama,ujarnya.

Bagaimana caranya kita semua sekarang bergandengan tangan dari semua Kementerian untuk mewujudkan apa yang instruksi yang Bapak Jokowi sampaikan? ,Ujarnya.

Astagina Gina atau aspal atau beton semen beton semen dan masing-masing ada segmennya jadi jalan semen itu jalan beton itu kan biasanya digunakan untuk pembangunan jalan baru karena pembangunannya cukup lama,ujarnya.

Menurut Dwi Putranto,mengatakan Maksudnya juga butuh waktu untuk curing time dalam aja tapi biasanya untuk memelihara balik lagi apa Katanya sih? Iya perawatannya agak susah, tapi kalau untuk kuatnya ya kan kadang-kadang nyarinya Jadi keluarnya tuh di jalan beton itu kuat jadi masing-masing ada ininya ada segmennya ada spesifikasinya,tuturnya.

Dwi ,mengatakan Jadi gini banyak jalan-jalan baru yang pakai aspal pakai jalan, tapi nanti dia kasih dia juga cuman kalau ikan ini memang memang sudah mengarah ke aspal Buton menjadi etalasenya kita kan itu kan ibu kota tujuan terakhir ini kalau targetnya kita di tidak kali dua kali berkali-kali kami juga secara langsung sudah menyampaikan kepada bapak presiden bapak presiden pada saat itu menanyakan Kenapa kok penyerapan aspal beton kecil sekali ,ujarnya.

Apakah Harganya terlalu mahal atau kamu tuh nya jelek itu sudah bisa kita Jawa lalu Beliau menanyakan kalau begitu kenapa kok susah sekali dipakai Ini bicaranya Tata Niaga Karena sekarang pembelian aspal itu dilakukan oleh kontraktor, sehingga seringkali kontraktor ini karena Apa ya, Kalau mungkin bahasanya itu enggan untuk memulai yang baru,ujarnya.

Dwi Putranto,mengatakan Namanya orang Indonesia tuh ada sesuatu yang baru bawaannya Rimba bawaannya ini gitu loh nggak yakin akhirnya pak Jokowi jadi, apa usulnya Pak Mohon Kalau bisa dalam 12 tahun ini Dibeli pemerintah kemudian di drop ke kontraktor sehingga dari Kontractor dari sini bisa belajar untuk menggunakan tapi nanti sesudah 400 miliar menggunakan atau beton dilepas ke mekanisme hanya hanya di akselerasi di awal saja ada perlakuan khusus supaya ada enforcement supaya ini bisa dipakai oleh para penyedia jasa Mereka menerima barangnya dan Pasti Kami dari asosiasi bekerja sama juga kementerian PU PR akan melakukan pendampingan ini bisa dengan berjalannya waktu mungkin tahun ketiga kita akan lepas ke mekanisme pasar ini yang terus kita tanamkan, karena
Saya sudah membuat kajian-kajian ekonomi mulai dari tambang sampai dengan barang,ujarnya.

Jadi ini kan keluar biaya semua ternyata setelah dilihat yang 40% transportasi.
25% biaya buruh, baru kemudian ada biaya-biaya yang ini retribusi segala mana segala macem malah pengusaha kecil dapatnya dengan kata lain sebenarnya dengan pembelian aspal Buton nggak kemana-mana,ujarnya.

Menurut Dwi Putranto, mengatakan Bagaimana lapangan pekerjaan dibuka kemudian juga transportasi kembali tumbuh dan akan tumbuh ekonomi bangkitkan yang akan bertumbuh di mana-mana tidak ada pilihan lain ,ujarnya.

Dwi Putranto ,menambahkan harapan kedepan adalah penamaan udah pastilah Apa sebutan menjadi tuan rumah di negeri sendiri .

Nah yang kedua yang saya sekarang lagi di populerkan jargonnya adalah saatnya apa bukan ini menjadi pemain utama bukan pemain cadangan di dalam negeri untuk kemandirian bangsa ialah kita menjadi pemain utama bukan pemain cadangan karena selalu kalau menjadi pemain cadangan begitu ada sisa-sisa baru dikasih ada ,Harusnya yang ini dulu baru Kali ini nggak pakai dulu begitu masih ada sisa baru pak.

Ini ada sisa anggaran dapat inilah saatnya aspal menjadi pemain utama,ujarnya.

jadi baik bisa jadi ini sekarang semua Kementerian sudah bergerak bersama-sama,ujarnya.

Dwi Putranto,mengatakan Kementerian ESDM sekarang sedang menata ulang seluruh hidup pertambangan yang ada disana kemudian kementerian perindustrian sekarang ini sudah bergerak dan minggu ini pun akan menyelesaikan yang namanya verifikasi kemampuan industri aspal Beton menjadi benda bergerak ,tambah Dwi Putranto kepada Poskota- Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *