Poskota Nasional

Media Online

dr Rini Yudhi Pratiwi : Dokter Dibekali Akupresur Mandiri Untuk Pendamping Terapi Medis

Bagikan

 

Jakarta, Poskota Nasional

 

Akupresur mandiri diperkenalkan sebagai salah satu terapi komplementer yang dapat mendampingi terapi medis utama dalam pelayanan dokter umum.

Hal ini disampaikan oleh dr. Rini Yudhi Pratiwi, MPET dalam acara Workshop dan Seminar Akupresur Mandiri sebagai Terapi Komplementer dalam Pelayanan Prima Dokter Umum yang acara ini diselenggarakan oleh FIIM  , Kemenkes dan LP2KI , terakreditasi dari Kemenkes MK 02.02./F/ 1500/2025  diselenggarakan di Hotel Pomelotel Jakarta Selatan, Jalan Kuningan Barat No. 28, Menteng Dalam, Tebet.

Dalam paparannya, dr. Rini menjelaskan bahwa akupresur merupakan teknik penekanan pada titik-titik tertentu di tubuh menggunakan jari atau alat tumpul, tanpa menusuk kulit. Berbeda dengan akupunktur yang menggunakan jarum, akupresur bersifat non-invasif dan aman digunakan sebagai pendamping terapi medis.

” Akupresur ini tidak menggantikan terapi utama, tetapi berfungsi sebagai terapi pendamping atau komplementer. Ibarat menu makanan, terapi medis adalah makanan pokoknya, sedangkan akupresur adalah lauk pendamping yang melengkapi,” jelas dr. Rini.

Akupresur dinilai bermanfaat terutama untuk membantu mengurangi nyeri, memberikan rasa tenang, serta meningkatkan kenyamanan pasien. Sentuhan terapeutik yang diberikan juga dapat meningkatkan rasa diperhatikan, tidak hanya bergantung pada obat-obatan semata.

Selain nyeri, akupresur juga dapat membantu keluhan lain seperti gangguan lambung (maag), sakit kepala, vertigo ringan, hingga membantu meredakan stres. Penekanan dilakukan dengan lembut selama 15–30 detik pada titik tertentu, tanpa perlu tekanan keras.

” Stres yang berkepanjangan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk gangguan mental. Dengan merangsang titik tertentu, tubuh dapat melepaskan hormon endorfin yang membantu memberikan rasa nyaman dan relaks,” tambahnya.

Melalui workshop ini, para dokter diharapkan mampu memberikan edukasi praktis kepada pasien sebelum pulang, seperti anjuran titik-titik akupresur yang dapat dilakukan sendiri di rumah untuk membantu meredakan keluhan ringan.

” Pasien akan merasa lebih percaya dan nyaman ketika dokter tidak hanya memberikan obat, tetapi juga membekali mereka dengan cara sederhana yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah,” ujar dr. Rini.

Ia juga menegaskan bahwa akupresur tidak memerlukan izin khusus di fasilitas pelayanan kesehatan karena tidak menggunakan obat maupun alat medis invasif. Akupresur dapat diberikan dalam bentuk nasihat atau edukasi, selama tidak dilakukan sebagai tindakan pijat terapeutik di rumah sakit.

Workshop ini ditujukan khusus bagi para dokter sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat pendekatan holistik dalam praktik medis sehari-hari , tambah Dr Rinni Yudhi Pratiwi ,MPET kepada Poskota Nasional.Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *