Sumba Timur Dorong Kolaborasi Pusat–Daerah untuk Atasi Tantangan Pengelolaan Sampah
Sumba Timur, Poskota Nasional
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola persampahan meski menghadapi keterbatasan anggaran daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu N. Ndamu, dalam acara Rakornas kementrian lingkungan hidup dengan koordinasi kabupaten/kota terkait pengelolaan sampah.
Dalam wawancara dengan rekan media , Sekda menjelaskan bahwa alokasi anggaran pengelolaan sampah di tingkat kabupaten saat ini rata-rata masih berkisar sekitar 3% dari APBD. Keterbatasan tersebut berdampak pada belum optimalnya pengadaan sarana dan prasarana, termasuk kebutuhan alat berat seperti ekskavator yang harus siaga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) beserta biaya operasionalnya.
“Kami berharap ada dukungan dan skema pembiayaan kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Tidak semua daerah memiliki kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi,” ujar Umbu.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga telah menerima teguran dan perpanjangan sanksi dari pemerintah pusat karena masih berproses dalam melengkapi fasilitas pendukung pengelolaan sampah. Meski demikian, pada perubahan anggaran mendatang, pemerintah daerah berkomitmen memprioritaskan penambahan armada pengangkut sampah dan peningkatan sarana transportasi menuju TPA.
Saat ini, armada pengangkut sampah milik pemerintah daerah telah beroperasi lebih dari 10 tahun dan membutuhkan peremajaan. Dukungan swasta pun mulai terbangun, di antaranya melalui kehadiran perusahaan seperti PT Muria Sumba Manis yang bergerak di sektor industri gula di wilayah tersebut.
Ke depan, Pemkab Sumba Timur akan memperkuat edukasi dari tingkat rumah tangga, sekolah, hingga instansi pemerintah agar pengelolaan sampah, khususnya sampah organik, dapat dilakukan sejak dari sumbernya. Langkah ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA dan meminimalisir penumpukan di tingkat kabupaten, tambah Umbu N Ndamu kepada Poskota Nasional
