Poskota Nasional

Media Online

Merawat Keberagaman, Menguatkan Toleransi: Semangat Kebangsaan dalam Perayaan IMLEK 2026

Bagikan

 

Jakarta, Poskota Nasional.

Semangat keberagaman dan toleransi kembali digaungkan dalam perayaan IMLEK 2026, yang bertema: “Ketionghoan dalam Bingkai Budaya Indonesia” Hadir sebagai pembicara Christine Susana Tjhin sebagai Direktur Komunikasi & Kajian Strategis Gentala Institute , yang digelar di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta, Sabtu (28/2).

Acara ini menjadi ruang dialog dan refleksi kebangsaan mengenai pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman di Indonesia.

Dalam sambutannya, Christine Susana Tjhin menegaskan bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan sekaligus kebanggaan yang harus terus dirawat bersama.

Christine , menyampaikan bahwa perkembangan masyarakat Indonesia saat ini menunjukkan kematangan dalam menjaga toleransi dan persatuan di tengah dinamika zaman.

” Kita selalu mengedepankan rasa cinta bangsa dan tanah air.

Masyarakat Tionghoa memiliki peran penting dan harus terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Christine juga menekankan pentingnya pembangunan yang cerdas, adaptif terhadap transformasi digital, serta berorientasi pada prinsip hijau dan berkelanjutan.

Menurutnya, kualitas hidup masyarakat Indonesia harus terus ditingkatkan melalui inovasi, teknologi, dan kolaborasi lintas komunitas.

Lebih lanjut Christine , turut menyoroti peran generasi muda, khususnya Gen Z, yang dinilai sangat kreatif dalam memanfaatkan platform digital seperti TikTok, YouTube, dan Instagram. Kreativitas tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi alat untuk menangkal hoaks, disinformasi, serta isu-isu yang berpotensi memecah belah, termasuk yang berkaitan dengan isu Tionghoa dan keberagaman bangsa.

“Kita ingin Indonesia terus berkreasi, menciptakan konten-konten positif yang mampu meredam hoaks dan menjaga persatuan.

Keberagaman harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah situasi geopolitik global yang semakin kompleks.

Indonesia diharapkan tetap konsisten menjalankan politik bebas aktif serta tidak terseret dalam pusaran ketegangan global yang dapat mengganggu stabilitas dan kemakmuran kawasan.

Melalui diskusi dan forum kebangsaan seperti ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih luas antar elemen masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga toleransi, stabilitas, dan persatuan nasional.

Perayaan IMLEK 2026 ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali bahwa keberagaman adalah fondasi utama Indonesia yang damai, sejahtera, dan maju, tambah Christine Susana Tjhin kepada Poskota Nasional .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *